Halaman

Alexa Rank

About Me

Foto saya
If you're lucky to be different, don't ever change :)

Rabu, 23 Oktober 2013

Berbusana Muslim Yang Ikuti Tren Namun Sesuai Kaidah


Courtesy Vemale.com
Vemale.com - Saat ini tren busana muslim semakin melambung tinggi namanya di dunia. Tokoh-tokoh asal Indonesia berperan penting membawa kaidah busana muslim dan membuat banyak wanita muslimah mengikutinya.
Bicara soal pakaian muslimah yang sedang in sekarang, ternyata cukup banyak juga orang yang berpakaian muslim namun tak mengikuti kaidah yang ada. Sekalipun mengikuti tren, diharapkan hendaknya tetaplah busana disesuaikan dengan kaidah yang ada. Melihat fenomena tersebut, APPMI, sebagai persatuan perancang busana muslim, selalu mengadakan kegiatan peragaan busana untuk meluruskan tentang busana muslim yang sesuai dengan kaidah Islam, dan ingin agar banyak wanita Indonesia mengikutinya.
Bagaimana sih ciri pakaian muslimah yang tak sesuai kaidah Islam, berikut dijelaskan oleh APPMI
DON'T

Contoh busana muslim yang salah | Courtesy Vemale.comContoh busana muslim yang salah | Courtesy Vemale.com
 
  1. Memakai legging tipis sehingga memperlihatkan lekuk tubuh. Apalagi bila atasan juga tipis melambai, hanya menutupi hingga lutut saja.
  2. Lengan hanya ditutup 3/4 bagian di mana penutupan ini juga kurang sempurna menutupi aurat.
  3. Memakai jilbab yang tidak menutupi leher sekalipun sudah memakai baju longgar.
  4. Lengan baju hanya menutup 3/4 atau sampai 7/8 bagian tangan saja.
  5. Memakai obi sehingga memperlihatkan lekuk pinggang.
  6. Memakai busana yang mengikuti lekuk tubuh dan memperlihatkan keindahan tubuh.
DO
  1. Pastikan selalu memilih hijab yang dapat menutup hingga seluruh bagian leher.
  2. Pemakaian legging boleh saja, namun hendaknya atasan juga menutup hingga mata kaki.
  3. Lengan busana baiknya menutup seluruh bagian tangan. Seandainya hanya menutup 7/8 saja, pilihlah decker tangan yang menutup sempurna.
  4. Bermain tekstur motif dan bahan sehingga busana tetap mengikuti tren tanpa harus menonjolkan keindahan tubuh.
  5. Lebih baik pilih aksen renda atau lace bahan ketimbang memakai aksesoris semacam obi untuk mempermanis diri.
Mari berbusana muslimah yang sesuai kaidah dan menjadi wanita sholeha yuk, ladies.
HIJAB STYLE

Anggapan bahwa wanita berjilbab tidak bisa tampil modis nampaknya sudah lama terkikis. Kini banyak sekali wanita-wanita berjilbab yang bisa tampil fashionable. Hal tersebut tidak lepas dari menjamurnya desainer-desainer yang khusus merancang baju muslim agar tampak lebih menarik dan tidak terkesan begitu-begitu saja. Selain itu, hijab yang dapat dikreasi juga semakin menambah kesan menarik karena tidak monoton.
Kini sudah banyak hijabers yang telah menciptakan berbagai kreasi jilbab paris maupun pashmina. Namun terkadang, tidak semua model cocok dengan Anda. Berikut, dilansir dari situs WikiHow, akan diberikan tips dalam menentukan gaya berhijab yang paling pas untuk Anda.

Memilih model dan bahan dari hijab
Terdapat berbagai macam jenis jilbab, mulai dari Paris, Turkish, Persian hingga Pashmina. Cobalah model-model ini hingga Anda menemukan satu atau beberapa jenis yang cocok dengan bentuk wajah Anda. Jangan karena mengikuti model yang sedang ngetren, lalu Anda memaksakan untuk memakai model tersebut padahal kurang cocok. Perhatikan juga bahan dari hijab tersebut, apakah pantas dan nyaman untuk dikenakan.

Menentukan warna
Setelah mendapat beberapa model dan bahan jilbab yang sesuai dengan Anda, kini beralih pada padu padan warna. Biasanya, wanita yang memiliki warna kulit gelap atau kuning langsat cocok dengan berbagai macam warna. Namun, bagi Anda yang tidak memiliki dua tipe warna tersebut, Anda harus mencoba memadupadankan warna hijab hingga menemukan yang benar-benar cocok. Hindari warna-warna soft dan warna yang terlalu terang.
Selain itu, coba sesuaikan warna hijab dengan warna mata atau soft lens Anda. Jika berwarna hitam, gunakan hijab yang berwarna cerah. Sedangkan jika mata atau soft lens Anda berwarna, kenakan hijab abu-abu atau hitam.

Gunakan make-up yang cocok dan tidak berlebihan
Menggunakan make up sebenarnya masih menjadi kontroversi bagi para muslimah. Namun, tujuan dari penggunaan make up ini adalah untuk memancarkan kecantikan alami yang telah Allah berikan kepada setiap wanita.
Gunakan sedikit eyeliner dan lipgloss untuk mengimbangi gaya berhijab Anda. selain itu, tak ada salahnya bermain dengan warna-warna eyeliner seperti biru, hijau, abu-abu dan lainnya. Lalu tambahkan sedikit maskara dan blush on tipis berwarna pink. Meskipun minimalis, make up seperti ini dapat lebih menekankan garis wajah Anda.

Rawatlah kulit Anda
Hal ini adalah satu poin yang sangat berpengaruh dalam menunjang penampilan. Dengan memiliki kulit yang bersih dan sehat terawat, berbagai macam model dan warna nampaknya akan bagus jika Anda kenakan. Namun terkadang bekas jerawat, flek pada wajah membuat kita putus asa dalam hal ini. Cobalah untuk menggunakan concealer untuk menutupi noda-noda tersebut agar penampilan Anda semakin maksimal.

Jangan takut untuk tampil modis
Memang agama kita mengajarkan untuk berpakaian yang sopan dengan menutup sebagian besar anggota tubuh kita. Namun seperti yang disebutkan sebelumnya, hal tersebut tidak berarti menghalangi kita untuk tampil fashionable.
Cobalah bereksperimen dengan beberapa model baju muslim yang modis, tidak hanya dengan model yang itu-itu saja. Hal tersebut dapat membuat Anda tampil menarik dan lebih percaya diri.

Berbanggalah dengan hijab Anda, namun jangan sampai sombong
Sebagai seorang muslimah, kita wajib bangga dengan hijab yang kita kenakan. Selain untuk menaati perintah agama, model busana muslim dengan hijabnya yang fashionable juga dapat membuat orang lain lebih menghargai kita dan agama kita.
Cobalah langkah-langkah tersebut untuk menjadi muslimah yang taat terhadap agama serta bisa menyesuaikan diri dengan jaman. Pada dasarnya, Allah mencintai keindahan, dan dengan merawat diri agar tampil menarik adalah salah satu cara menciptakan suatu keindahan.
PERKEMBANGAN FASHION DI INDONESIA

Secara historis, sejak 700-1000 SM, tekstil dan kain telah didokumentasikan sebagai salah satu produk penting yang dipertukarkan atau diperdagangkan antara bangsa-bangsa dan kerajaan di Asia Tenggara. Sebagai contoh, Kerajaan Sriwijaya (Palembang) memperdagangkan sumber daya alamnya untuk untuk ditukar dengan sutra dan gerabah dari Cina, dan dengan India, mereka menukarkannya untuk kapas.

Titik Awal Perkembangan Fashion Indonesia

Perkembangan Trend Fashion di Indonesia sangat dipengaruhi oleh budaya Eropa dan Asia terutama Busana Korea belakangan ini. Fashion di Indonesia telah berkembang dengan baik dalam sejarah. Sejak munculnya Non Kawilarang dan Peter Sie , pada tahun 1960, dunia mode Indonesia telah menunjukkan potensi dan bakat yang luar biasa. Dalam perkembangan awalnya Fashion Indonesia cenderung meniru gaya barat baik dalam bahan yang digunakan maupun desain. Secara usia, orang tua di Indonesia umumnya lebih nyaman dengan kostum tradisional seperti kebaya, terutama untuk menghadiri acara khusus, berbeda dengan usia muda yang lebih sering tampil dengan mode gaya barat atau gaya busana korea. Sejak saat itu busana tradisional secara harmonis berkembang sama baiknya dengan desain gaya barat hingga saat ini.

Tahun 1970 merupakan awal kemunculan dari Iwan Tirta, Harry Dharsono, Prajudi, Poppy Dharsono dan Ramli yang telah memberikan signal dalam Dunia Fashion Indonesia kepada dunia internasional melalui penciptaan mereka dan parade fashion di dalam maupun di luar negeri. Dalam dekade tersebut, dunia fashion Indonesia mencatat kemajuan yang cukup besar. Upaya dan kerja keras dari para desainer muda didukung oleh terbitnya majalah wanita "Femina", majalah wanita baru yang dimulai penerbitan pada tahun 1972, yang banyak memberikan perhatian serius terhadap dunia mode dengan menghadirkan berita trend fashion dunia, sehingga memberikan spektrum yang lebih luas untuk fashion nasional di era ini.

Pia Alisjahbana merupakan wanita yang berpengaruh dalam mengelola majalah tersebut dan memprakarsai Lomba Fashion Desainer pertama Tahunan pada tahun 1979. Acara ini menjadi peristiwa penting yang berhasil mencetak banyak desainer muda  berbakat seperti Samuel Wattimena, Chossy Latu, Carmanita, Edward Hutabarat, dan Stephanus Hamy, menambah daftar desainer yang ada seperti Arthur Harland, Susan Budiarjo, Thomas Sigar, Dandy Burhan, Adrianto Halim, Corrie Kastubi, Ghea Panggabean, Biyan, Raizal Rais dan Itang Yunaz.

Nama mereka telah menjadikan titik sejarah untuk pengembangan industri fashion Indonesia. Pada masa itu, peluang besar bagi perancang busana untuk mengembangkan design-nya disupport oleh Pemerintah Indonesia. Departemen Perdagangan misalnya, mereka terlibat dalam pameran internasional, pameran perdagangan, serta misi budaya, terutama di negara mode terkemuka seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan Australia.

Busana Indonesia Modern

Pada tahun 1990-an ketika isu-isu globalisasi dan perkembangan teknologi media modern seperti internet, mempermudah para desainer untuk mengakses berita mengenai perkembangan dunia fashion dan trend telah banyak membantu para desainer dalam menciptakan variasi fashion terutama dalam mengadopsi gaya barat yang glamor. Misalnya Sebastian Gunawan, yang memperkenalkan gaun pesta dengan manik-manik dan kristal cantik, menjadi terkenal dan membawa inspirasi positif untuk desainer lain seperti Biyan, Arantxa Adi, Adjie Notonegoro dan Eddy Betty. Sampai sekarang, manik-manik dan kristal sebagai aksesoris fashion masih digemari di Indonesia.

Busana Kebaya Modern
Pada tahun 2000-an nama-nama baru lebih memperkaya daftar panjang desainer berbakat Indonesia yang memiliki karakteristik tersendiri dan gaya independen seperti Adrian Gan, Obin, Kiata Kwanda, Sally Koeswanto, Tri Handoko dan Irsan. Sementara yang lain membuat desain gaya barat, Edward Hutabarat dan Anne Avantie mendedikasikan kreasi mereka dengan mendesign kostum tradisional "Blus Kebaya" dengan sentuhan modern. Sehingga membuat busana tradisional Indonesia terlahir kembali dan dicintai oleh kalangan muda sehingga mereka lebih menghargai seni tradisional.

Demikian Rangkuman Sejarah Perkembangan Dunia Fashion di Indonesia dengan nama-nama Fashion Desainer yang terlibat didalamnya. Semoga dapat menjadikan inspirasi bagi perkembangan dunia fashion yang lebih maju.


Rabu, 16 Oktober 2013

Pekan Mode London
Pekan Mode London adalah pagelaran pekan mode yang digelar di London dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan September. Digelar sejak 1984, pekan mode ini merupakan salah satu dari "Empat Besar" pekan mode dunia, bersama dengan Pekan Mode New YorkPekan Mode Milan, dan Pekan Mode Paris.
Pekan Mode London digelar dua kali dalam setahun di Somerset HouseLondon; bulan Februari untuk peragaan busana musim Autumn/Winter dan bulan September untuk musim Spring/Summer. Pekan Mode London biasanya diadakan tepat setelah pagelaran Pekan Mode New York dan sebelum Pekan Mode Milan.

Pekan Mode Milan
Setelah New York dan London yang menampilkan tren busana koleksi Fall/Winter terbaru, kini saatnya pekan mode dunia menuju ke Milan. 

Pekan Mode New York City
Pekan Mode New York adalah pagelaran pekan mode yang diselenggarakan pada bulan Februari dan September setiap tahunnya di New York City,Amerika Serikat. Pekan mode ini adalah salah satu dari "empat besar" pekan mode yang diselenggarakan di seluruh dunia (bersama dengan Paris,London, dan Milan).

Pekan Mode Paris
Jika pada Paris Fashion Week, banyak model dipulas dengan make-up nude, berbeda pada show Celine dan John Galliano. Celine memfokuskan make-up mata berwarna, sedangkan pada show John Galliano menonjolkan riasan bibir dengan warna-warna yang kuat. 


PEKAN MODE
Pekan mode adalah sebuah pagelaran dalam industri mode, diselenggarakan selama satu minggu, dan menjadi ajang bagi para perancang busana, merek busana atau rumah mode untuk memperagakan koleksi terbaru mereka, dan para penikmat mode serta media juga berkesempatan untuk meliput dan menyaksikan tren busana terbaru. Ajang ini memungkinkan industri mode untuk mengetahui apa yang sedang in dan apa yang sudah out dalam suatu musim mode tertentu.
Pekan mode yang paling terkemuka diadakan di empat kota mode dunia, yaitu: New York CityLondonMilan, dan Paris. Kota-kota lainnya yang juga terkenal akan pekan modenya di antaranya KopenhagenAustraliaBangaloreBerlinBuenos AiresDallasDubaiJakartaLos AngelesMadridSão PauloToronto, dan Lahore.

PERKEMBANGAN
Pada tahun 1943, Pekan Mode New York diselenggarakan untuk pertama kalinya, yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari mode Paris selamaPerang Dunia II, di mana pada saat itu para penggiat industri mode tidak bisa melakukan perjalanan ke Paris. Ini adalah saat yang tepat, karena selama berabad-abad, para perancang busana Amerika dianggap terlalu bergantung kepada Perancis untuk inspirasi gaya.[rujukan?] Pakar mode Eleanor Lambertmenyelenggarakan sebuah acara yang dinamakannya "Press Week" untuk menampilkan karya para desainer Amerika Serikat kepada jurnalis mode, yang sebelumnya memandang sebelah mata karya-karya mereka. Press Week ini sukses, dan sebagai hasilnya, majalah-majalah seperti Vogue (yang awalnya dipenuhi oleh desain Paris dan London), mulai menampilkan karya-karya perancang Amerika. Sampai tahun 1994, peragaan busana diadakan di lokasi yang berbeda-beda, seperti di hotel atau aula. Pada akhirnya, setelah kecelakaan struktural yang terjadi dalam peragaan busana Michael Kors, penyelenggaraannya kemudian dipindahkan ke Bryant Park, di belakang Perpustakaan Umum New York, dan tetap diadakan di sana sampai tahun 2010, kemudian pindah lagi ke Lincoln Center.

JADWAL
New York CityLondonMilan, dan Paris masing-masingnya menyelenggarakan pekan mode dua kali dalam setahun. New York memulainya untuk masing-masing musim, dan kota-kota lainnya akan mengikuti secara berurutan. Ada dua musim utama setiap tahunnya, yaitu Autumn/Winter dan Spring/Summer. Untuk busana wanita, musim Autumn/Winter akan mulai diperagakan pada bulan Februari di New York dan berakhir di Paris pada bulan Maret. Sedangkan musim Spring/Summer mulai diperagakan di New York pada bulan September dan berakhir di Paris pada bulan Oktober. Peragaan busana pria Autumn/Winter dimulai pada bulan Januari di Milan selama satu minggu dan kemudian diikuti oleh Paris, sedangkan busana pria musim Spring/Summer diperagakan pada bulan Juni. Busana wanita haute couture biasanya diperagakan seminggu setelah peragaan busana pria di Paris. Untuk pertama kalinya, peragaan busana wanita haute couture juga diadakan di Singapura pada bulan Oktober 2011. Ini adalah pertama kalinya busana wanita haute couture diperagakan di luar Paris.
Selama beberapa tahun terakhir, kebanyakan perancang busana juga memeragakan koleksi antar-musim antara musim Autumn/Winter dan Spring/Summer. Koleksi ini biasanya lebih bersifat komersial daripada koleksi musim utama dan membantu mempersingkat waktu tunggu pelanggan yang ingin menyaksikan busana untuk musim terbaru. Koleksi antar-musim ini adalah Resort/Cruise (sebelum Spring/Summer) dan Pre-Fall (sebelum Autumn/Winter). Tidak ada jadwal tetap untuk penyelenggaraan pekan mode antar-musim ini di kota-kota mode, namun ini biasanya diselenggarakan tiga bulan setelah penyelenggaraan pekan mode musim utama. Beberapa perancang busana memeragakan koleksi antar-musim mereka di luar kota asal mereka, misalnya Karl Lagerfeld, yang memeragakan koleksi Resort dan Pre-Fall untuk Chanel di kota-kota seperti MoskowLos Angeles dan Monte Carlo, bukannya di Paris. Kebanyakan perancang busana juga mempresentasikan busana yang ditujukan untuk musim utama selama musim Resort dan Pre-Fall untuk menghemat biaya atau karena mereka merasa bahwa busana tersebut dapat dipahami dengan lebih baik dalam musim tersebut.
Beberapa pekan mode juga memeragakan genre busana yang lebih spesifik, misalnya Pekan Mode Miami (pakaian renang), Rio Summer (pakaian renang), Pekan Mode Prêt-a-Porter (busana siap pakai), Pekan Mode Couture, dan Pekan Mode Bridal, sedangkan Pekan Mode Portland (Oregon, AS) memeragakan busana-busana yang ramah lingkungan.

Rabu, 02 Oktober 2013

Kota Mode di Dunia yang menjadi Trendsetter Fashion


Kota Mode


Kota mode adalah sebuah kota yang menjadi pusat utama industri mode, kegiatannya termasuk desain mode, produksi, ritel produk-produk mode, ajang mode (seperti pekan mode dan penghargaan mode), serta pameran dan aktivitas perdagangan yang terkait dengan mode yang menghasilkan output perekonomian yang signifikan. Kota mode umumnya memiliki sub-budaya kuat yang mampu memberikan inspirasi dan menjadi tren, tidak hanya bagi kalangan profesional mode, namun juga bagi warga kota yang bersangkutan, dan mengubah gaya dan budaya jalanan mereka menjadi karakteristik penting. Kota mode biasanya juga memiliki bisnis mode yang maju, hiburan, budaya, dan aktivitas rekreasi yang signifikan dan diakui secara internasional atas identitasnya yang unik dan kuat.
Saat ini, ada empat kota yang dianggap sebagai pusat mode dunia, yang dikenal dengan julukan "empat besar", yaitu LondonMilanNew York City dan ParisPeringkat mengenai kota mode utama di dunia dirilis oleh Global Language Monitor setiap tahunnya.

Sejarah

Mode dan politik seringkali saling berkaitan dalam sejarah, ini terlihat dalam sejarah klasik; kekuatan-kekuatan politik utama di dunia seperti AlexandriaAthena, dan Roma adalah pemimpin dunia pada era mereka masing-masing, termasuk dalam mode.